Desa Berta
Profil Wilayah

Identitas & Jejak Langkah
Desa Berta

Menjelajahi keindahan geografis, batas wilayah, dan akar sejarah panjang dari masa Kerajaan Mataram Kuno hingga kini.

Gambaran Umum

Permata Tersembunyi di Banjarnegara

Desa Berta bukan sekadar wilayah administratif, melainkan sebuah ekosistem kehidupan yang harmonis. Terbentang seluas 478,450 Hektar, desa ini memadukan lanskap dataran rendah yang subur untuk pertanian dengan kontur perbukitan yang sejuk dan asri.

Secara administratif, denyut nadi kehidupan desa tersebar di 5 Dusun utama. Kelima dusun ini saling terhubung dalam semangat gotong royong:

01 Dusun Dananyuda
02 Dusun Pete
03 Dusun Krajan
04 Dusun Kalibangkang
05 Dusun Mertelu
Suasana Desa Berta

Batas Administratif

U

Sebelah Utara

Kec. Purwareja Klampok

T

Sebelah Timur

Desa Sirkandi

S/B

Selatan & Barat

Desa Derik & Karangjati

Visi Desa

“Terwujudnya tata kelola pemerintahan desa yang efektif dan akuntabel, serta terciptanya masyarakat yang harmonis, dinamis, dan sejahtera.”

Misi Pembangunan

1

Melakukan perbaikan kinerja aparatur pemerintah desa, guna peningkatan kualitas pelayanan publik yang lebih baik.

2

Menyelenggarakan tata pemerintahan yang bersih, jujur, dan berwibawa dengan mengutamakan peran serta masyarakat.

3

Meningkatkan derajat ekonomi masyarakat melalui kegiatan ekonomi produktif.

4

Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

5

Melestarikan adat dan mengembangkan seni budaya lokal.

Napak Tilas

Sejarah & Asal Usul

Menurut cerita yang dijelaskan oleh Den Juneng, seorang ahli sejarah dan tokoh Padepokan Carang Seket, Desa Berta awalnya dikenal sebagai Desa Paluh Amba. Nama ini tercatat dalam Babad Gumelem dan manuskrip-manuskrip lama yang diwariskan secara lisan maupun tulisan.

Perubahan nama dari Paluh Amba menjadi Desa Berta diperkirakan terjadi pada masa Kerajaan Mataram Kuno. Nama baru ini diduga kuat berkaitan dengan dan diambil dari nama tokoh wanita berpengaruh bernama Ny Berta, yang hingga kini dihormati oleh warga setempat.

Sejarah Desa
Ilustrasi Balai Desa Lama

Empat Tokoh Legendaris

Dalam tradisi sejarah lokal, terdapat empat tokoh besar yang dianggap sebagai cikal bakal keberadaan Desa Berta.

🗻

Resi Tunggul Manik

Dipercaya sebagai tokoh berwibawa yang dikaitkan dengan Maha Patih Gajah Mada. Makam beliau berada di puncak wilayah Paluh Amba.

👑

Eyang Wijaya Murti

Seorang lurah di akhir era Majapahit hingga Mataram. Beliau dimakamkan di area situs Jambe Sewu.

Ki Baron Sekeber

Saudagar kaya asal Spanyol (Ki Selo Kerti). Legenda menyebutkan konfrontasinya dengan Panembahan Senopati.

🌺

Ny Berta

Tokoh wanita yang namanya diabadikan menjadi nama desa. Makam beliau berada di dekat Makam Bolang di situs Jambe Sewu.

Perubahan Administrasi

Dalam sejarahnya, di masa pemerintahan Kadipaten Merden, terdapat wilayah bernama Kali Bangkang yang dihapus dari arsip administratif karena dianggap sering membangkang. Sebagian wilayahnya kemudian disatukan dengan Desa Berta dan Desa Karangjati. Setelah Kadipaten Merden dipindahkan ke Cilacap, wilayah Berta menjadi bagian dari tanah perdikan Kademangan Gumelem.

Warisan Budaya

Hingga kini, situs-situs bersejarah seperti makam Resi Tunggul Manik, Eyang Wijaya Murti, Ki Baron Sekeber, dan Ny Berta di Jambe Sewu menjadi tempat kunjungan dan ziarah bagi masyarakat lokal dan peziarah luar. Keberadaan situs-situs ini menjadi bukti kuat kedalaman sejarah dan akar budaya Desa Berta yang tetap hidup dalam tradisi masyarakatnya.